Whey + Kolagen Lebih Baik daripada Digunakan Sendiri pada Pengangkat Beban—Dengan Syarat
Mencampur 30 g whey dengan 10 g kolagen menghasilkan peningkatan otot dan kepadatan tulang yang lebih signifikan dibandingkan whey saja, kolagen saja, atau plasebo dalam uji coba 8‑minggu pada pria yang rutin mengangkat beban. Kombinasi tersebut menambah rata‑rata 2,66 kg massa otot (diukur dengan BIA), meningkatkan BMD tulang belakang lumbar, serta memperbaiki performa squat, bench press, dan penanda perombakan tulang. Kolagen saja hanya berpengaruh pada tulang, whey saja hanya pada otot. Namun, dengan hanya 40 peserta, asupan protein yang tidak seimbang, dan lonjakan BMD yang sangat besar, ada beberapa catatan penting yang harus dipertimbangkan.
Lebih Sedikit Besi, Setiap Hari Ganjil: Peningkatan Ferritin yang Setara pada Wanita
Hepcidin dapat menahan penyerapan besi setelah dosis harian, sehingga suplemen besi oral seringkali menyebabkan gangguan perut. Sebuah uji coba acak tahun 2026 pada 66 wanita dengan defisiensi besi membandingkan 21 mg besi tiap 48 jam dengan 30 mg tiap hari selama 42 hari. Ferritin meningkat signifikan pada kedua kelompok tanpa perbedaan berarti, sementara hemoglobin tetap stabil dan efek gastrointestinal ringan. Namun, percobaan ini dikontrol aktif tanpa plasebo dan bentuk besi yang dipakai berbeda, sehingga hasilnya bersifat komparatif, bukan menunjukkan keunggulan satu regimen. Berikut implikasinya bagi wanita yang berolahraga dan mengapa penting menguji ferritin sebelum memulai suplemen.